YAMAHA V-IXION


Yamaha V-ixion hasil modifikasi ini termasuk cukup unik. Macam tunggangan untuk kompetisi ketahanan alias endurance test trail di luar negeri. Motor garapan Mugi Eling yang beken dengan rumah modifikasi Evolution Custom (EC) ini juga dijajal ekstrem. Rutenya Jogja-Purwokerto yang bejarak lebih dari 300 km sekali jalan. Artinya lebih dari 600 km pulang-pergi.
5590yamaha-v-ixion-banyumas-3.jpg
“Pemilik motor ini memang unik. Dia pengin tes sasis belakang dan konstruksi bodi. Gilanya lagi dia boncengan,” kekeh modifikator gaul disapa U’i dari Kota Mendoan Purwokerto ini.

Memang benar unik, apalagi si empunya motor pun enggak mau disebutkan namanya. Tau deh, misterius atau ogah tenar. You tahu sendiri, kalau udah nongkrong di kitab sakti biker sejati ini, bakal kondang deh se-nusantara, he..he..he….

5589yamaha-v-ixion-banyumas-2.jpgLebih edan lagi, tes tidak sendirian. Jok secuil gaya khas WJS kaya gitu, dipaksa untuk boncengan. Wadoh, alesan nih, biar bisa nempel duduknya.

Teknis penggarapannya, U’i merasa tidak terlalu ribet. Selain sudah katam soal WJS, U’i tinggal ambil patokan style. Modifikator yang gemar memakai celana pendek ini, memakai lampu stop Honda CS-1 sebagai acuan awal. Baru kemudian, semuanya disesuaikan secara desain dan dimensi. “Setelah sudut ketemu, baru deh konstruksi rangka mulai dibikin,” cuap ayah dua putra ini.

Sudut rake lebih dari 45 derajat. Material yang digunakan sebagai rangka adalah pipa ¾ inci. Dudukan bawah dilas pada bagian belakang deltabox. Sedangkan ujung atas sekaligus sebagai pegangan lampu belakang.5591yamaha-v-ixion-banyumas-4.jpg

“Tulang bagian atas nemplok langsung pada sasis asli yang terletak pada bagian bawah tangki langsung menuju deltabox,” tambah modifikator ngendon di Jl. Pemuda No. 709, Puwokerto ini.

Konstruksi ini dipastikan paten, makanya U’i yakin kuat. Sementara pengelasan listrik pada rangka tambahan juga dilakukan dengan mantap.

Walau sederhana, namun modifikator yang dulunya main chopper ini ingin bagian depan tampak gambot dan sedikit gembung. Namun sedikit aja, sebab rangka V-ixion kecil. Kalu dipaksakan tentu akan jadi kurang bagus secara desain. Istilah kata, kurang matching, Bro!

Apalagi U’i juga mempertahankan deltabox asli. Sehingga motor tetap tampak penuh dan padat. Cuma, cowok berperawakan kurus ini menambahkan bentuk lampu depan handmade biar tampilan depan selaras dengan harmonosasi keseluruhan. Juga sein CS-1 yang sengaja ditaruh pada bodi depan.

KHAS DETAIL TETAP ADA

Bicara bodi, modifikator yang lagi bikin proyek motor ekstrem ini memang selalu punya ciri khas pada setiap garapanya. Yaitu, detail dan menonjolkan kontur. Apalagi U’i dikenal sebagai modifikator super detail di lingkungan WJS (West Jateng Style).

Maka gak heran kalau pria tanpa kumis ini sengaja bikin bodi dengan penuh lekuk dan garis tegas. “Sebab dengan lekuk dan garis bisa tercipta aksentuasi secara kontur yang diperoleh. Sehingga motor terlihat dinamis dan punya ciri jelas,” yakin modifikator yang paham banget dengan ilmu desain ini.

Selain kuat pada sisi detail, U’i juga berani padukan kelir. Meski cita rasa motor gahar biasa menggunakan warna yang lebih gelap, U’i mainkan dengan warna terang. Ditambah sedikit hiasan angka dan tulisan. Setidaknya, kesan wild tetap muncul di situ. Tetap senada dengan style liar streetfighter sejati.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Duro 110/70-17
Ban belakang : Duro 130/70-17
Pelek : Sprint
Lampu depan : Variasi
Lampu belakang : CS-1
Setang : Jepit variasi
Knalpot : Hand made
EC :(0281) 621-790

Sumber: motorplus-online.com

Posted on 21 September 2010, in HOME, MODIFIKASI, YAMAHA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: