TES RIDE MINERVA SACHS R150VX


Minerva Sachs R150 VX mungkin diklaim bakal jadi generasi ke-7, sejak munculnya tinerva R150 oleh PT Minerva Motor Indonesi (MMI). Produk baru motor sport dengan konsep teknologi Jerman ini tampil dengan berbagai perubahan.

Bahkan sehari sebelum launching Minerva Sachs R150 VX di Gedung Pusat Niaga JIEXpo Kemayoran-Jakarta, Selasa (27/4) lalu, Em-Plus dapat kesempatan pertama merasakan besutan tipe sport turing ini. Sory, ya!

Patut diakui, ketika melihatnya memang banyak detail ubahan disodorkan R150 VX. Meskipun bila diperhatikan lebih detail, dari cover depan sekilas besutan ini mirip Minerva R200 yang duluan muncul.

Lantas saat menaiki tunggangan yang tingginya 1.650 mm ini, pertama dilihat posisi kaca spion R150 VX sudah menyatu dengan fairing, alias tidak lagi nangkring di setang seperti generasi sebelumnya.

Tidak hanya itu, head lamp sudah dilengkapi dua lampu model proyektor. Bersanding dengan sein lampu LED yang menyatu fairing. Ubahan inilah yang bikin tampilan Minerva lebih berkelas.

Apalagi letak dashboard di balik fairing dimensinya besar. Saat posisi kita sedang merunduk, panel rpm, kecepatan, indikator bensin dan aki mampu menginformasikan kecepatan motor, putaran mesin dan part lainnya secara jelas.

Sayang untuk postur tubuh dengan tinggi badan sekitar 165 cm, tampaknya tunggangan ini jadi mimpi buruk. Lantaran ujung jari kaki-kaki terpaksa harus menjinjit, hal ini untuk mempertahankan motor supaya tetap berdiri tegak.

Tapi, begitu bokong mendarat di jok dan kedua setang digenggam benar-benar terasa naik motor sport sejati. Apalagi posisi setang jepit lebih merunduk ditambah desain tangki yang lebih besar, makin mantap saat dinaiki.

Begitu tombol starter ditekan, suara mesin 144,662 cc yang keluar dari knalpot berbalut aluminium langsung menggelegar. Sayangnya ketika tuas persneling ditekan termasuk kurang smooth. Terutama saat perpindahan gigi 1 hingga top-speed maupun saat kembali ke netral di posisi motor diam.

Untungnya motor dengan torsi maksimum 10,0 Nm/7.500 rpm ini mudah dikail akselarasi. Meski untuk mencapai top-speed, sedikit agak lambat. Mungkin dipengaruhi setingan gir ringan untuk jaga tenaga rpm atas tidak cepat loyo.

BEDA JAUH DI TAMPILAN

Minerva Sachs R150VX beda dari generasi Minerva R150 atau 150R yang katanya sudah di level ke-6. Meski jauh beda, tapi secara teknis kapasitas silinder tetap di angka 150 cc dengan spesifikasi bore dan stroke 61mm x 49,5 mm (144,662 cc).

Bahkan mesin 1 silinder 4-tak oil cooler, sasis deltabox, plus monosok di swing-arm model kotak. Hanya saja design secara keseluruhan lebih futuristik dengan lekukan bodi lebih tajam. Tampak pada bentuk fairing depan, tangki, jok, buritan belakang dan tempat dudukan pelat nomor Italian style.

Begitu juga fitur lainnya. Seperti penempatan lampu sein LED di luar fairing. Sesuai aturan di Eropa agar lampu sein tak di dekat dengan lampu utama. Bahkan lampu depan ala projector diklaim jauh lebih terang dari tipe sebelumnya. Dan bila lihat model panel indikator, kesan motor sport cc gede begitu kental. Pasalnya tunggangan ini dilengkapi indikator rpm, kecepatan juga indikator bensin.

Model tangki besar di atas memberi ruang kaki menjepit rangka. Fungsinya bila mana terjadi kecelakaan, tangki berkapasitas 12 liter memberi pertahanan agar kaki tetap aman.

DATA SPESIFIKASI

Panjang : 1.910 mm
Lebar : 652 mm
Jarak sumbu roda : 1.268 mm
Beban maksimal : 150 kg
Suspensi depan : Upside down
Ban depan : 80/90-17
Ban belakang : 100/80-17
Kompresi : 9.2 : 1
Daya maksimum : 9.5 Kw/9500 rpm (12.739 HP)
Gigi transmisi : 5 kecepatan
Kopling : Basah, multiplate
Battery : 12V/7 Ah

Sumber: Motorplus-online.com

Posted on 4 Oktober 2010, in HOME, MINERVA, TES RIDE. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. kecepatanya gmana laju gk ya dan harganya brapaan si….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: